Mengatasi azeotrop dengan membran

Dalam dunia fermentasi, kita harus memisahkan senyawa2 organik dari air. Teknologi konvensional seperti distilasi yang memanfaatkan kesetimbangan uap-cair akan memiliki kesulitan untuk memisahkan senyawa2 yang memiliki azeotrop homogen dengan air seperti ethanol, propanol, dan alkohol berantai karbon tinggi lainnya. Ada banyak cara untuk memecahkan atau mengatasi azeotrop ini, seperti pressure swing distillation (kolom distilasi secara seri yang beroperasi pada tekanan yg berbeda), dengan entrainer sehingga tercipta dua lapis cairan, dengan adsorpsi melalui molecular sieve, atau dengan menggunakan membran. 

Cara terakhir ini lebih sering disebut sebagai proses pervaporation. Campuran air dengan senyawa organik dinaikkan temperaturenya, sehingga tekanan parsial senyawa organik tersebut naik (begitu jg dgn air). Aliran ini dilewatkan ke membran yang lebih selektif ke senyawa organik (untuk hidrophobic membran) sehingga senyawa organik ini mengalami difusi ke sisi permeat membran tersebut. Di sisi permeat membran ini, senyawa organik tersebut mengalami evaporasi. Dari sini lah nama pervaporation itu berasal, yakni permeation (melalui membran) dan evaporation.

Sisi permeat ini biasanya divacuum atau dialirkan gas inert untuk menjaga konsentrasi senyawa organik yang berpindah tadi tetap rendah. Hal ini untuk menjaga agar driving force nya tetap besar. Proses yang sama jg terjadi jika air yang ingin dipisahkan lewat membran hidrofilik. 

Supplier membran yang saya temui untuk aplikasi ini bernama Pervatech (http://pervaporation-membranes.com/) dan mereka menjalin kerjasama dengan perusahaan engineering untuk desain, engineering, dan konstruksinya seperti:

  • Buss-SMS-Canzler (http://www.sms-vt.com/technologien/membrantechnik/dampfpermeation-pervaporation.html?0=) atau
  • Artisan (http://artisanind.com/pervaporation-membrane-systems/) .

2 thoughts on “Mengatasi azeotrop dengan membran

  1. selain menggunakan alat tersebut yang ;ebih murah menggunakan apa, karena saya bary mengerjakan tugas pra rancang pabrik dengan tema bioethanol dari sampah organik perkotaan dengan proses hidrolisis enzim secara simultan (SSF)

    (

    • Mas Chandra ingin memisahkan apa dengan apa? Konsentrasinya berapa? Sampai pada kemurnian berapa? Seberapa besar laju alirnya? Jawaban2 dari pertanyaan ini akan memudahkan kita untuk memilih proses pemisahan seperti apa yang kita inginkan, juga untuk mendesain unit tersebut. Lalu kita bisa menghitung berapa CAPEX dan OPEX yang diperlukan. Dari sini, baru kita bisa menjawab alat apa yang lebih murah.
      Mari kita berdiskusi lebih lanjut :).

      Tim redaksi

Leave a Comment