Teknik Kimia dan Pengolahan Minyak Bumi – Apa itu Teknik Kimia

Dari: Mohammad Rusydi Fatahillah

Pernah membayangkan bagaimana BBM (bahan bakar minyak) diproduksi?

Mayoritas orang mungkin sudah mengetahui bahwa BBM (bensin atau solar) diproduksi dari minyak bumi. Artinya, minyak bumi ini harus diproses dan diolah lebih dahulu agar bisa digunakan sebagai bahan bakar di mobil atau motor kita.

kilangminyak

Sumber: http://www.slideshare.net/MMoiraWhitehouse/solubility-a-physical-property

Insinyur teknik kimia adalah orang yang sanggup membuat proses yang mengubah minyak bumi yang masih bersifat mentah menjadi BBM. Fakta yang belum banyak diketahui adalah produk lain yang dapat diproduksi dari hasil pengolahan minyak bumi di kilang minyak. Produk lainnya ini meliputi produk non-bahan bakar seperti bahan-bahan kimia (plastik kemasan, pelarut, resin) atau bahkan di kosmetik, farmasi, dan pangan (aplikasi dari paraffin wax). Sebagian hasil produk dari pengolahan minyak mentah bisa disimak di Gambar ini.

Proses pengolahan minyak mentah ini dilakukan di pabrik (atau kilang) minyak bumi. Sebagai informasi, kilang minyak bumi di Indonesia dimiliki oleh Pertamina dan berlokasi di Dumai, Plaju, Cilacap, Balikpapan, Balongan and Sorong. Untuk sebuah negara, kilang minyak bumi adalah tempat yang sangat penting. Di seluruh dunia, setiap harinya total sekitar 4 milyar ton minyak bumi diproses di kilang minyak (Sumber: Ullman’s Encyclopedia of Industrial Chemistry) – nilai ini setara dengan 11 juta ton per hari atau senilai dengan 17 juta buah mobil sedan Toyota Camry per harinya!

Pengolahan minyak mentah menjadi aneka ragam produk adalah salah satu keahlian utama seorang insinyur teknik kimia. Keahlian unik seorang teknik kimia adalah merancang sebuah proses kimia yang sanggup mengubah bahan mentah yang ada di alam menjadi produk dagang yang bermanfaat bagi masyarakat. Dengan kata lain, aktivitas teknik kimia ini memang sangat umum dan erat dengan aktivitas kegiatan ekonomi atau menghasilkan nilai tambah. Produk yang dihasilkan tentu harus lebih bernilai dibanding dengan bahan baku dan biaya memprosesnya.

Pada prakteknya, seorang teknik kimia diperlukan di berbagai bidang industri, mulai dari industri pengolahan minyak bumi, pangan, obat-obatan, aneka ragam material (tekstil, tinta, dsb) atau bahan kimia (deterjen, aneka kemasan, dsb), energi, bijih (mineral), bahkan pengolahan hasil alam (hutan, kebun, laut). Kembali ke minyak mentah, seorang teknik kimia bertugas untuk merancang dan mengoperasikan pabrik ini sehingga minyak mentah dapat diolah menjadi aneka ragam produk. Sebuah kolom yang diilustrasikan di gambar ini melambangkan proses kimia yang didalamnya terdiri dari beberapa tahap seperti reaksi kimia atau pemisahan.

Seperti apa sebenarnya keahlian teknik kimia itu?

Merancang proses kimia ini dapat diibaratkan seperti proses memasak di dapur. Katakanlah memasak nasi goreng. Bagaimana menyiapkan beragam bahan baku, mencampurkan dengan porsi yang pas dan memasaknya dengan kondisi yang benar, hingga menyajikan, dan bahkan membersihkan dapurnya kembali. Sebuah proses kimia juga sama – proses kimia memerlukan bahan baku yang sesuai, menerapkan pencampuran bahan dan reaksi pada kondisi yang cocok, pengolahan produk tahap akhir sehingga dapat dijual di pasar, hingga pengolahan limbahnya.

Data Penulis

Nama: Mohammad Rusydi Fatahillah

TTL: Pandeglang, 29 Januari 1990

Pekerjaan: –

Riwayat Pendidikan:

  • S2 Chemical engineering di University of Twente (2013-2015)
  • S1 Teknik kimia di ITB (2009-2013)

Leave a Comment