Proses pengolahan dengan NaOH

Proses pengolahan NaOH ini sangat mirip dengan proses Kraft di mana white liquor (NaOH dan Na2S) digunakan untuk melarutkan lignin dan hemicellulose. Di proses ini, cellulose tetap berada di fasa padatan. NaOH ini mungkin merupakan basa yang sangat banyak digunakan karena penggunaannya dip roses Kraft (29).

Tidak terdapat banyak informasi mengenai pengolahan dengan NaOH ini dalam kegiatan produksi bioethanol. Meskipun demikian, prosesnya ini seharusnya bekerja sama seperti di proses Kraft.

Temperature operasi sekitar 25 – 190oC, waktu tinggal sekitar 30 min – 48 hrs, dan konsentrasi NaOH 1 – 10wt%. Tidak ada informasi mengenai tekanan operasi (15; 29; 30).

Seperti yang telah disebutkan, proses ini melarutkan lignin. Kemampuannya melarutkan lignin tergantung pada kondisi operasi dan  jenis biomassa yang digunakan (17).

Sampai 85% lignin bisa diambil untuk rumput pantai Bermuda pada 121oC, 15 min, dan 0.75wt% konsentrasi NaOH (30).

Seperti pengolahan dengan senyawa alkali lainnya, pengolahan dengan NaOH ini pun tidak efektif untuk softwood.

NaOH sebagai campuran dengan Na2S (white liquor) telah digunakan secara komersial di proses Kraft di industri kertas (pulp & paper).

Keuntungan proses ini adalah temperaturnya yang rendah, yang sekaligus merupakan kerugiannya karena memerlukan waktu tinggal yang lama (beberapa jam atau hari) (15; 17).

Leave a Comment