Analisis struktur pengendalian proses (process control) pada jaringan penukar kalor (heat exchanger network)

Tulisan kali ini mengupas tentang system pengendalian proses (process control) untuk sebuah system jaringan penukar kalor (heat exchanger network) sederhana. Analisis ini dilakukan pada pabrik produksi dimethyl ether (DME) dengan methanol (MeOH) sebagai bahan bakunya. Pabrik ini sangat sederhana, di mana MeOH dipanaskan sampai temperature 250oC melalui beberapa heat exchanger, kemudian produk DME dipisahkan di kolom pertama, dan MeOH yang tersisa dipisahkan dari air di kolom kedua. Dalam studi sederhana ini, kedua kolom distilasi ini tidak diperlihatkan. Sebuah process-to-process heat exchanger (B2) didesain untuk mengambil energi dari aliran keluar reactor. Energi ini ditransfer ke aliran input semaksimal mungkin. Untuk kasus ini, heat exchanger ini didesain untuk menaikkan temperature input menjadi sekitar 155oC. Setelah itu, aliran ini dipanaskan di heater utama (H02) sampai mencapai temperature 250oC. Kedua heat exchanger ini didesain secara seri. Flow diagram nya ditunjukkan di Gambar 1.

Read more

Edisi Agustus 2016

Majalah edisi Agustus 2016 kali ini mengangkat tema Reaktor. Seperti yang ditekankan di kata pengantar majalah ini, reaktor adalah unit operasi paling utama dalam pabrik kimia di mana reaksi kimia berlangsung. Desain dan kinerja suatu reaktor sangat menentukan produktifitas suatu pabrik kimia. Unit-unit operasi lainnya di dalam pabrik kimia, baik yang terletak sebelum, sesudah, maupun unit-unit penunjang, didesain untuk mengakomodir keperluan reaktor dan hasil keluarannya. Mengingat pentingnya reaktor, kami mengangkat tema reaktor pada edisi kali ini. Artikel-artikel yang ada membahas berbagai aspek reaktor di dalam pabrik kimia. Selamat membaca!

Read more

Simulasi proses dinamik

Tulisan ini cuma berupa pengenalan tentang simulasi proses dinamik. Beberapa pertanyaan yang akan dibahas di sini adalah apa sebenarnya simulasi dinamik? Apa bedanya dengan simulasi tunak (steady state)? Dan bagaimana melakukan simulasi dinamik ini? Untuk lebih jelasnya, pertanyaan2 ini akan dibahas melalui contoh sederhana, yaitu ketinggian cairan di dalam sebuah volume, misalnya vessel (bejana).

Read more