Edisi Agustus 2016

Majalah edisi Agustus 2016 kali ini mengangkat tema Reaktor. Seperti yang ditekankan di kata pengantar majalah ini, reaktor adalah unit operasi paling utama dalam pabrik kimia di mana reaksi kimia berlangsung. Desain dan kinerja suatu reaktor sangat menentukan produktifitas suatu pabrik kimia. Unit-unit operasi lainnya di dalam pabrik kimia, baik yang terletak sebelum, sesudah, maupun unit-unit penunjang, didesain untuk mengakomodir keperluan reaktor dan hasil keluarannya. Mengingat pentingnya reaktor, kami mengangkat tema reaktor pada edisi kali ini. Artikel-artikel yang ada membahas berbagai aspek reaktor di dalam pabrik kimia. Selamat membaca!

Read more

Memecahkan campuran azeotrop

Pendahuluan

Salah satu tantangan dalam proses pemisahan senyawa-senyawa kimia adalah pemisahan campuran yang memiliki relative volatility sangat dekat satu sama lainnya. Campuran seperti ini yang biasa kita sebut sebagai campuran azeotrop. Contoh paling sederhana adalah campuran ethanol dan air dengan komposisi 95.63 wt% ethanol dan 4.37wt% air. Titik didih ethanol adalah 78.4 oC, air pada 100 oC, sementara campuran azeotrop tersebut mendidih pada 78.2 oC. Detail mengenai campuran azeotrop dapat dibaca di buku-buku teks. Tulisan kali ini hanya berfokus pada penjabaran proses pemisahan campuran azeotrop yang biasa terdapat di industri. Tulisan ini diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai pilihan-pilihan proses pemisahan yang dapat dipertimbangkan dalam menangani campuran azeotrop.

Read more

Pengenalan proses kristalisasi dan unit kristalisasi

Ada artikel menarik dari Chemical Engineering Progress mengenai proses kristalisasi dan unit kristalisasi di industri. Penulis berpikir, alangkah baiknya jika artikel tersebut ditulis kembali di sini. Tentu saja ini ditulis dengan bahasa dan pemahaman saya sendiri, yang tidak luput dari kesalahan dan ketidaksempurnaan. Anyhow, artikel ini bukan utk menawarkan pengetahuan secara menyeluruh terhadap proses kristalisasi, tetapi (hanya) memberikan insight kepada dasar2 prosesnya. Untuk lebih detail lagi, silahkan dibaca buku2 teks tentang kristalisasi.

Read more

Distilasi dengan dua tekanan

Judul artikelnya mungkin berlebihan karena semua orang tau bahwa kolom distilasi itu dioperasikan pada satu tekanan. Kalaupun tekanan di reboiler berbeda daripada tekanan di kondenser, hal ini hanyalah permasalahan pressure drop yang diperlukan. Tapi ada kalanya kita ingin memisahkan suatu campuran yang sensitif terhadap temperatur. Sensitifnya ini bisa karena akan terjadi degradasi produk, atau ada mikroba atau enzym di dalam campuran tersebut dan akan mati jika terkena temperatur tinggi, atau mungkin bisa terjadi fouling pada temperatur yang tinggi. Sementara, jika tidak dinaikkan temperaturnya, maka tidak akan terjadi pemisahan fasa. Maka, apa yang perlu dilakukan?

Read more

Mengatasi azeotrop dengan membran

Dalam dunia fermentasi, kita harus memisahkan senyawa2 organik dari air. Teknologi konvensional seperti distilasi yang memanfaatkan kesetimbangan uap-cair akan memiliki kesulitan untuk memisahkan senyawa2 yang memiliki azeotrop homogen dengan air seperti ethanol, propanol, dan alkohol berantai karbon tinggi lainnya. Ada banyak cara untuk memecahkan atau mengatasi azeotrop ini, seperti pressure swing distillation (kolom distilasi secara seri yang beroperasi pada tekanan yg berbeda), dengan entrainer sehingga tercipta dua lapis cairan, dengan adsorpsi melalui molecular sieve, atau dengan menggunakan membran. 

Read more

Pengaplikasian Konfigurasi Kolom Advanced Distillation sebagai Upaya Peningkatan Efisiensi Energi di Industri

Di beberapa dekade belakangan, konsumsi energi fosil di dunia meningkat tahun demi tahun. Diperhitungkan bahwa ketersediaan bahan bakar fosil sekitar 35, 107, dan 37 tahun untuk minyak, batubara dan gas berturut-turut. Selain itu, kenaikan penggunaan bahan bakar fosil memiliki masalah terhadap lingkungan. Sekarang ini, efek penggunaan bahan bakar fosil terhadap lingkungan seperti polusi, pemanasan global, dan perubahan iklim menjadi perhatian utama. Oleh karena itu, sebuah protokol bernama Protokol Kyoto dibuat untuk mengikat komitmen negara-negara untuk membatasi penggunaan bahan bakar fosil. Pembatasan ini membuat tantangan besar untuk mengembangkan penelitian lebih lanjut mengenai bahan bakar alternatif dan sistem energi.

Read more

Proses Penyisihan Gas Asam (Acid Gas Removal Process)

Proses penyisihan gas asam atau acid gas removal, biasa disingkat AGR dalam istilah Bahasa Inggris, dalam satu plant berfungsi untuk memisahkan gas asam seperti H2S, CO2, dan sulphur organik. Proses AGR secara luas telah digunakan di berbagai plant seperti plant pemrosesan gas alam dan plant gasifikasi. Diagram proses dari AGR dapat dilihat di Gambar 1. Gas asam harus dipisahkan karena gas produk (gas alam atau syngas ke konsumen atau proses selanjutnya) harus memenuhi standard tertentu dari kandungan gas asam. Gas asam bersifat korosif jika bersamaan dengan molekul air dan merupakan sumber utama problem perbaikan di system perpipaan.

Read more